Saturday, 23 September 2017

Pengalaman Menghubungi Customer Service Bukalapak

Tadi pagi aku berkali-kali menelpon Customer Service (CS) Bukalapak, karena ada beberapa masalah pada pembayaran transaksiku di Bukalapak. Seperti halnya marketplace tetangga yaitu Tokopedia yang mengarahkan komplain ataupun pertanyaan pelanggan ke suatu menu yang disebut Pusat Resolusi, Bukalapak juga mengarahkan berbagai pertanyaan atau komplain pelanggannya melalui menu Buka Bantuan, yang juga bisa langsung diakses melalui alamat bl.id/cs.

Seringkali, kita tidak puas jika tidak berbicara langsung dengan customer service. Bukalapak menyediakan layanan hotline CS di nomor 1500350 atau bisa juga diakses melalui (021) 50813333. Berkali-kali tadi pagi saya menelponnya, cukup mudah untuk tersambung ke petugas CS, meskipun beberapa kali tadi sempat terputus.

Mereka juga menjawab pertanyaan kita dengan responsif dan solutif, tidak terkesan mempingpong. Saya cukup salut untuk pelayanan Bukalapak untuk menjawab pertanyaan ataupun keluhan pelanggan melalui CS-nya ini.

Mereka juga sepertinya sudah dilatih untuk menghadapi emosi pelanggan, seperti tadi yang sempat kualami, aku agak emosi dengan nada tinggi karena kesal, tapi mereka mampu menanggapi keluhan saya dengan tetap ramah tanpa tepancing emosinya. Bagus!

Kemudahan dalam menghubungi CS dan pelayanan CS Bukalapak memang patut diacungi jempol dan saya rasa merupakan competitive advantage tersendiri dari suatu marketplace yang sering diabaikan oleh raksasa-raksasa e-commerce lainnya.

Pencairan Dana dari Saldo Buka Dompet Bukalapak ke Rekening Bank Kita

Diantara kita yang pernah transaksi di Bukalapak mungkin pernah mengalami berbagai transaksi yang kurang menyenangkan, seperti halnya barang yang kita pesan ternyata stoknya tidak ada padahal kita sudah membayar sehingga transaksi dibatalkan dan terpaksa direfund. Adapula ketika kita sudah berhasil transfer atau melakukan pembayaran dengan berbagai metode tapi dinyatakan gagal oleh sistem Bukalapak padahal rekening kita sudah terdebet, maka biasanya uang kita akan direfund.

Nah, oleh Bukalapak refund dana ke pelanggan tahap pertama yang dilakukan adalah dana direfund ke saldo Buka Dompet kita, yang mana itu semacam saldo rekening kita di Bukalapak yang sewaktu-waktu bisa kita gunakan transaksi ataupun kalau mau dicairkan dikembalikan ke rekening bank kita juga bisa.

Nah, barusan tadi siang saya melakukan pencairan dana dari saldo Buka Dompet ke rekening bank saya dikarenakan saya melakukan pembayaran transfer dan melalui mandiri clickpay yangmana keduanya tidak berhasil diverifikasi oleh Bukalapak padahal uang di rekening bank saya sudah terdebet.

Ketika mau melakukan pencairan dana dari Buka Dompet yang bisa kita akses melalui halaman profil Bukalapak, pertama kali yang perlu kita lakukan adalah menambahkan rekening bank kita sebagai rekening tujuan pengembalian dana. Kebetulan aku memilih rekeningku di Bank Mandiri sebagai tujuan pencairan dana.

Setelah kita menuliskan rekening bank kita, baru kita bisa mengisi sejumlah nominal dari saldo Buka Dompet kita yang akan dicairkan ke rekening kita. Minimal nominal saldo Buka Dompet yang bisa dicairkan adalah Rp25.000,-.

Bank Tujuan pencairan dana juga berpengaruh akan kecepatan proses pencairan dana. Kebetulan Bank Mandiri yang kupilih merupakan salah satu bank yang direkomendasikan untuk proses pencairan dana yang  lebih cepat. Akhirnya sekitar satu jam setelah kuajukan pencairan dana, dana saya di Buka dompet sudah berhasil dicairkan dan dikreditkan ke rekening Bank Mandiri. Wah lumayan cepat, nggak sampai 1x24 jam seperti yang dijanjikan Bukalapak.

Solusi Masalah Kegagalan Pembayaran melalui Mandiri Clickpay di Bukalapak

Berlanjut dari tulisan saya belumnya tentang pembelian tiket kereta api di Bukalapak. Setelah, transferku gagal terverifikasi oleh sistem IT Bukalapak, dan transaksiku sudah dinyatakan kadaluwarsa, maka kuputuskan untuk melakukan pemesanan ulang tiket kereta api.

Aku masih percaya untuk beli tiket kereta api di Bukalapak, tapi kali ini aku tidak akan buru-buru dan memastikan untuk memilih pembayaran mandiri clickpay yang sebelumnya sudah pernah berhasil ketika aku membeli tiket kereta untuk istriku.

Namun, rasa optimisku ternyata terbuyarkan seketika manakala, transaksiku melalui Mandiri Clickpay, dinyatakan gagal oleh Bukalapak. "Aduh gimana nih, sudah dua kali gagal, yang pertama transfer dan ini clickpay juga gagal, ada apa dengan sistem di Bukalapak ya.... !", gerutuku dengan kesal dan agak panik. Gimana nggak panik, uang transferku saja belum bisa direfund, eh ini sudah terdebet lagi rekeningku, jadi dua kali terdebet, tapi dapatnya ZONK!

Aku mulai menghela nafas agar bisa berpikir jernih. Kutelpon lagi CS Bukalapak di nomor 1500350 atau (021) 50813333. Sambil agak emosi aku menelpon CS, tapi akhirnya aku bisa meredam emosiku, karena percuma saja aku emosi, toh mereka hanya petugas yang hanya bisa melakukan tugasnya sesuai dengan SOP. Kuungkapkan kepada CS kalau aku juga sudah menulis lagi untuk kedua kalinya komplain melalui fasilitas BUKA BANTUAN di sub menu TIKET dengan melampirkan bukti-bukti transfer (kasus pertama) dan bukti mutasi rekening (kasus kedua : kegagalan pebayaran mandiri clickpay). Aku minta CS untuk memprioritaskan keluhanku dan segera memprosesnya, karena tenggat waktu pemesananku akan segera berakhir. Si CS tidak bisa langsung memproses karena memang bukan tugasnya, dia hanya bisa membuatkan laporan prioritas kepada  tim teknis yang nanti akan menangani kasusku. Aku juga maklum karena hal ini, toh dia sudah melakukan semaksimal mungkin sesuai SOP.

Akhirnya tenggat waktu pembayaran selama 50 menit terlampaui, dan untuk kedua kalinya transaksi pemesanan tiketku kadaluwarsa dan dibatalkan otomatis. Tidak lama setelah itu aku mendapatkan email notifikasi dari customer sevice yang seperti yang sudah kuungkapkan di artikelku sebelumnya tentang data-data tambahan mengenai jam dan tanggal transfer, nominal, no rekening tujuan, nama pemilik rekening, dari bank mana aku transfer, dan 5 digit nomor ATM-ku.

Baca Juga Artikel Sebelumnya :

Solusi Transfer Tidak Berhasil Terverifikasi di Bukalapak


Permintaan data itu sebenarnya untuk menanggapi keluhanku yang pertama, tapi dalam balasan emaiku kusampaikan juga bahwa aku mengalami kegagalan bayar juga melalui mandiri clickpay dan sudah terdebet juga di rekening. Tidak menunggu lama dari kubalas email mereka, uangku sudah dikreditkan ke saldo buka dompet, dan beberapa saat kemudian langsung kuajukan pencairan dana ke rekeningku. Selang sekitar satu jam, akhirnya uangku telah kembali di rekening bankku dengan utuh tanpa sepeser pun uangku yang dipotong. Akhir yang manis dari sebuah komplain, hehe....

Untuk para pembaca yang mengalami masalah seperti saya. Misalkan sudah transfer ataupun melakukan pembayaran lainnya baik itu menggunakan Mandiri Clickpay ataupun yang lain tapi oleh sistem Bukalapak masih dianggap belum bayar, jangan ragu-ragu untuk segera mengisi form di menu BUKA BANTUAN, atau kalau belum jelas bisa segera telpon ke CS-nya di nomor 1500350 atau (021) 50813333. Jangan dibiarkan berlarut-larut. CS Bukalapak cukup responsif dan solutif kok....

Tetaplah Bijak dan Cerdas dalam Belanja Online!

Solusi Transfer Tidak Berhasil Terverifikasi di Bukalapak

Tadi pagi kebetulan aku mau beli tiket kereta api keberangkatan tanggal 22 Desember 2017 untuk anak istriku yang mau ke Jakarta. Sengaja aku tidak beli di website PT KAI ataupun aplikasi KAI Mobile karena sekarang banyak toko online dan travel agent online yang menawarkan diskon menarik untuk pembelian tiket kereta api. Dulu pernah beli tiket kereta api melalui Tiket.com ataupun Tokopedia dengan cukup mudah dan praktis. Nah, kebetulan saat ini yang menawarkan diskon paling gede adalah Tokopedia dan Bukalapak. Kalau Tokopedia bisa cashback maksimal Rp40ribu ke saldo Tokocash, sedangkan di Bukalapak langsung mendapatkan diskon Rp35ribu. Karena, aku pengen diskon langsung maka kucoba beli lewat Bukalapak, meskipun nilainya lebih kecil dari Tokopedia selisih Rp5000,-.

Baik Tokopedia maupun Bukalapak, membatasi tiap akun dapat mengikuti promo sebanyak satu kali tiap harinya, maka untuk mensiasatinya aku memakai dua akun Bukalapak-ku. Satu akun kupakai untuk beli tiket kereta buat istriku, satu akun lagi kupakai buat anakku.

Aku memilih pembayaran menggunakan Mandiri Clickpay karena verifikasinya otomatis dan cepat, sehingga tidak perlu menunggu dan langsung bisa diterbitkan tiket keretanya. Pertama aku membeli tiket buat istriku dan pembayaran menggunakan mandiri clickpay sukses dan segera diterbitkan tiket keretanya dan dikirimkan melalui emailku.

Untuk pembelian kedua kulakukan juga rencananya pakai mandiri clickpay, tapi karena aku terburu-buru klik bayar dan lupa memilih metode pembayaran menggunakan Mandiri clickpay, maka pembayaranku tersetting otomatis ke metode transfer bank.

Daripada aku mengulang transaksiku dengan menunggu transaksi yang kulakukan expired, maka tidak apa-apalah aku harus transfer, meskipun aku tahu biasanya ada jeda waktu untuk memverifikasi transfer yang dilakukan. Aku pun memilih transfer menggunakan Bank Mandiri ke rekening Bank Mandiri Bukalapak, dengan nominal yang harus dibayar ditambahkan dengan nominal kode unik untuk mempercepat proses verifikasi.

Nominal yang seharusnya kubayar adalah Rp597.000,- tapi karena ada kode unik dengan angka 1.766,- maka total yang harus kutransfer adalah Rp598.766,-. Dalam petunjuknya, Bukalapak berulangkali menegaskan bahwa kita harus mentransfer dengan angka yang tepat seperti yang ditagihkan termasuk 3 digit terakhir nominal pembayaran agar mempermudah verifikasi. Aku pun mematuhi petunjuk itu. Dalam petunjuknya itu, jika kita sudah transfer maka akan terverifikasi secara otomatis paling lambat 30 menit setelah transfer.

Aku mulai curiga ketika sudah beberapa menit kok status pembayaranku masih "MENUNGGU PEMBAYARAN". Berkali-kali kupantau, kurefresh halamannya, status pembayarannya tetap tidak berubah. Berkali-kali aku vari fitu konfirmasi secara manual tidak ada, padahal dulu menu konfirmasi secara manual itu ada. Aku semakin gelisah manakala tenggat waktu 50 menit yang  diberikan untuk menyelesaikan transaksi semakin dekat.

Kucoba membuka menu Buka Bantuan, dan mengklik menu Pembayaran. Kumasukkan nomor transaksi ternyata tidak bisa terdeteksi, terus loading halamannya, Arghhh..... Akhirnya waktu 50 menit pun terlampaui, dan transaksiku jadi kadaluwarsa, dan pastinya pemesanan tiketku juga dibatalkan secara otomatis oleh sistem KAI.

Bingung mau komplain kemana, akhirnya aku menemukan kontak costumer care Bukalapak di nomor 1500350 atau (021) 50813333. Aku pun diminta untuk mengisi komplain melalui fitur BUKA BANTUAN atau bisa langsung diakses di URL bl.id/cs dan mengisi melalui sub menu TIKET bukan di PEMBAYARAN seperti yang kulakukan sebelumnya.

Di sub menu tiket itu, aku pilih tiket kereta api, dan aku pun diminta untuk menuliskan nomor transaksi, detail keluhan, dan melampirkan bukti transfer yang untuknya bisa ku-screenshot transfer bank-ku melalui internet banking. Setelah ku-submit, aku pun mendapatkan notifikasi melalui email bahwa keluhanku akan ditindaklanjuti maksimal dalam 1x24 jam, lumayan lama ya.....

Tidak sampai 24 jam aku menunggu, kira-kira satu jam setelahnya aku mendapatkan email yang menindaklanjuti laporanku bahwa aku harus melengkapi beberapa hal diantaranya jam dan tanggal berapa aku transfer, nominalnya berapa, nama bank yang kupakai untuk transfer apa, nama pemilik rekening, nomor rekening transfer tujuan, dan 5 digit terakhir nomor kartu ATM.

Segera kubalas email dari customer service Bukalapak itu dengan mengisi segala hal-hal yang diperlukan. Mungkin sekitar 5 menit kemudian, uangku segera dikembalikan ke Saldo Buka Dompet Bukalapak. Lega lah sudah...... Aku pun segera melakukan pencairan dana kembali ke rekeningku, dan dijanjikan dana akan dicairkan maksimal dalam 1x24 jam. Ya sudahlah, yang penting uangku kembali utuh tanpa potongan......

Selang sekitar 1 jam sesudah kuajukan pencairan dana, akhirnya aku mendapat notifikasi kalau uangku sudah berhasil dikreditkan ke rekening bank-ku. Alhamdulillah.....

Aku sangat menyayangkan ada bug di sistem pembayaran Bukalapak, semoga segera diperbaiki oleh tim IT-nya. Tapi aku salut dengan responsifnya customer service dari Bukalapak, Keluhanku segera ditindaklanjuti dan sudah berhasil terselesaikan penuh dalam hanya beberapa jam, berbeda dengan toko-toko online kebanyakan yang seringkali bisa jadi berhari-hari baru kelar. Customer Service Bukalapak juga mudah dihubungi, padahal banyak toko online besar yang susah sekali menghubungi CS-nya.

Sebenarnya, ada cerita unik yang membuatku  tambah semakin panik sebelum uang transferku dikembalikan lagi oleh Bukalapak. Usai kutulis komplain kegagalan verifikasi transfer melalui Buka Bantuan, aku segera melakukan pembelian ulang tiket kereta, tapi kali ini kupastikan menggunakan metode mandiri clickpay. Namun, apa yang terjadi sungguh diluar dugaan, ternyata gagal, padahal uangku di rekening Mandiri sudah terdebet, jadinya dua kali uangku terdebet dengan total hampir 1,2 juta dan keduanya transaksinya dinyatakan gagal, Arghhhh Tidak.........! ceritanya ada di artikel selanjutnya.

Baca Artikel Selanjutnya:

Solusi Masalah Kegagalan Pembayaran melalui Mandiri Clickpay di Bukalapak


Friday, 22 September 2017

Akhirnya Belanja di Shopee Juga

Sebenarnya aku sudah lumayan lama mendengar nama Shopee, salah satu toko online di Indonesia yang lagi gencar iklannya dimana-mana. Mendengar dari teman-teman yang hobi belanja online, Shopee menawarkan ongkos kirim gratis. Aku pun mencoba mengunduh aplikasinya dan melihat barang-barang yang ditawarkannya.

Lebih dari setahun mengenal shopee dan cuma melihat-lihat produk yang ditawarkannya karena aku belum menemukan kecocokan sama sekali, dua hari yang lalu akhirnya kuputuskan berbelanja di Shopee mengikuti jejak teman-temanku.

Kebetulan saat itu aku sedang mencari buku "Napak Tilas Daendels" yang kalau di Gramedia harganya resminya Rp235 ribu, lumayan mahal bagiku. Nah, setelah kuoprek-oprek toko-toko online, aku menemukan buku itu dijual paling murah di Tokopedia seharga Rp188 ribu atau disikon 20% plus gratis ongkir karena sudah lebih dari Rp100 ribu (syarat minimal transaksi untuk dapat promo gratis ongkir di Tokopedia).

Tapi, nggak tahu kenapa kok kayaknya aku masih kurang sreg dengan harga segitu, padahal biasanya kalau sudah yang paling murah diantara toko online lainnya aku cepat memutuskan untuk membelinya. Nah, dua hari yang lalu kok aku lihat ada notifikasi di aplikasi Shopee yang kuinstall di iPad kalau aku spesial mendapat voucher diskon Rp25 ribu untuk minimal pembelian Rp70 ribu plus gratis ongkir sampai dengan Rp40 ribu. "wah lumayan nih...!"

Aku jadi teringat lagi mencari Buku Napak Tilas Daendels. Jadilah coba kubek-ubek etalase shopee, kali aja ada bukunya dengan harga miring. Ternyata buku yang kucari ada dan harganya sama dengan yang ditawarkan di Tokopedia! "Wah berarti disini bisa lebih murah dong, kan ketambahan diskon Rp25 ribu, Asikkkk....!"

Tak perlu pikir panjang, langsung saja kupesan bukunya , tetapi si penjual ternyata di Kota Yogyakarta, dan ongkirnya mencapai Rp46 ribu jika menggunakan JNE Reguler. Ternyata kalau diubah jadi JNE OKE (sedikit lebih lama dari JNE reguler), ongkirnya berkurang jadi Rp40 ribu, pas dengan porsi gratis ongkir yang disubsidi Shopee. Akhirnya kupilih kurir JNE OKE, toh aku tidak terburu-buru ingin membacanya. Jadinya aku cukup membayar Rp163 ribu untuk buku yang harga normalnya Rp235 ribu.

Barusan (setelah 2 hari) aku mendapat notifikasi bahwa buku pesananku baru mulai dikirim dari Yogyakarta. Kuperkirakan kalau nggak hari Senin ya hari Selasa baru sampai rumahku di tangsel. Nggak papa lah yang penting diskonnya gede, hehe...

Tetaplah Bijak dan Cerdas dalam Belanja Online!